PABX (Private Automatic Branch Exchange) adalah sistem telepon internal yang digunakan di kantor, rumah sakit, hotel, atau perusahaan untuk menghubungkan banyak ekstensi telepon dengan beberapa line luar (trunk). Salah satu merk yang cukup populer di Indonesia adalah LG-Ericsson (Erisen).
Bagi teknisi atau admin baru, memahami dasar-dasar setting PABX sangat penting agar sistem bisa berjalan sesuai kebutuhan.
1. Mengenal PABX LG-Ericsson
Beberapa seri PABX LG-Ericsson yang umum digunakan:
-
LG-Ericsson iPECS
-
LG-Ericsson Aria SOHO
-
LG-Ericsson eMG80
Masing-masing seri memiliki fitur berbeda, tetapi prinsip dasar pengaturan hampir sama.
2. Peralatan yang Dibutuhkan
Sebelum melakukan setting, siapkan:
-
Unit PABX LG-Ericsson
-
Telepon sistem (keyphone) atau PC dengan software admin tool
-
Kabel telepon & koneksi ke line PSTN
-
Manual book (kode program tiap model bisa berbeda)
3. Mode Akses Setting
Ada 2 cara umum masuk ke menu setting PABX:
-
Melalui Telepon Operator (Keyphone)
-
Gunakan telepon sistem khusus (biasanya dihubungkan ke port pertama).
-
Masukkan kode akses programming mode (misalnya
*#1234tergantung seri). -
Setelah masuk, bisa melakukan perubahan konfigurasi.
-
-
Melalui Komputer (Admin Software)
-
Hubungkan PABX ke PC via kabel serial atau LAN (untuk seri IP).
-
Jalankan software admin bawaan LG-Ericsson.
-
Login dengan username & password default (bisa diubah sesuai kebutuhan).
-
4. Pengaturan Dasar
Beberapa setting dasar yang perlu diketahui:
a. Nomor Ekstensi
-
Secara default, PABX memberikan nomor 3 atau 4 digit.
-
Kamu bisa mengubah sesuai kebutuhan (misalnya: 101, 102, dst).
b. Line Luar (Trunk)
-
Atur port trunk untuk koneksi ke line telepon publik (PSTN).
-
Bisa juga dihubungkan ke VoIP trunk jika mendukung.
c. Call Routing (Akses Keluar)
-
Tentukan ekstensi mana saja yang boleh melakukan panggilan keluar.
-
Bisa diatur pembatasan, misalnya hanya bisa telepon lokal, interlokal, atau internasional.
d. Group & Hunt Group
-
Ekstensi bisa dimasukkan dalam satu grup (misalnya untuk resepsionis atau bagian call center).
-
Hunt group memungkinkan panggilan masuk dialihkan ke beberapa ekstensi secara bergiliran.
5. Fitur Tambahan yang Sering Digunakan
-
Call Transfer → memindahkan panggilan dari satu ekstensi ke ekstensi lain.
-
Call Forwarding → meneruskan panggilan masuk ke nomor lain.
-
Paging / Intercom → berbicara ke seluruh ekstensi atau grup tertentu.
-
Password → membatasi panggilan keluar agar tidak disalahgunakan.
6. Tips untuk Pemula
-
Selalu catat konfigurasi sebelum diubah (backup setting).
-
Mulai dari setting paling dasar: ekstensi, trunk, dan call routing.
-
Gunakan manual sesuai seri PABX karena kode berbeda antar model.
-
Setelah selesai setting, lakukan uji coba panggilan masuk & keluar.
📌 Kesimpulan
Setting PABX LG-Ericsson sebenarnya tidak rumit jika memahami dasarnya. Fokus utama ada pada:
-
Menentukan nomor ekstensi
-
Mengatur line luar (trunk)
-
Membatasi akses panggilan keluar
-
Membuat grup ekstensi
Dengan memahami dasar ini, teknisi bisa lebih mudah melakukan konfigurasi lanjutan sesuai kebutuhan perusahaan atau instansi.
No comments:
Post a Comment